Home Travel Terbang dengan Anaknya yang Berkebutuhan Khusus, Wanita Ini Dapat Catatan Manis dari Penumpang Lain

Terbang dengan Anaknya yang Berkebutuhan Khusus, Wanita Ini Dapat Catatan Manis dari Penumpang Lain

by Nazira Khasanah

Anak anak berkebutuhan khusus seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Namun hal ini tidak dirasakan Lori Gabriel, seorang ibu dengan anak berkebutuhan khusus berusia enam tahun yang bernama Braysen. Mengutip dari Fox News, Lori akan terbang dari San Diego menuju Houston menggunakan pesawat United Airlines.

Saat pesawat akan lepas landas, Braysen tidak bisa tenang dan duduk di kursinya. Lori mengatakan kepada Fox News, Braysen menolak untuk duduk di kursi dengan sabuk pengaman karena ia ingin duduk di lantai. Lori pun meminta Braysen untuk duduk di kursi.

Namun Braysen menolak dan justru berteriak, menendang, dan memukul. Saat itu juga, seorang pramugari mencoba memberi tahu Lori bahwa ia harus duduk di kursinya. Karena tidak mau duduk di kursinya sendiri, akhirnya Braysen duduk di pangkuan sang ibu.

Untungnya, Lori dan putranya tidak dikeluarkan dari pesawat. Merupakan prosedur standar untuk mengeluarkan penumpang yang tidak mematuhi perintah pramugari atau tampak tidak dapat diatur. Tetapi dalam kasus Braysen, pramugari dengan senang hati membuat pengecualian.

Lori merasa sangat terkejut, ternyata tak cuma pramugari yang peduli pada putranya. Para penumpang dalam penerbangan itupun memahami keadaan Lori dan Braysen. Dalam akun Facebook nya, Lori menuliskan rasa terimakasihnya.

"Terimakasih banyak untuk United Airlines, mereka telah mengakomodir kebutuhan anakku, memastikan kami baik baik saja," tulis Lori melalui laman Facebook. Selain mendapat perlakuan baik dari pramugari, Lori juga mendapat catatan manis dari penumpang lain. Lori mendapatkan sebuah surat yang ditulis di atas kertas brosur.

Dalam surat dari penumpang yang duduk di kursi nomor 7D itu tertulis kalimat semangat untuk Lori. "I commend you for your strengh. Do not ever let anyone make you feel as though you are an inconvenience or a burden. He is a blessing. God bless your patience, your love, your support, and your strengh. Continue to be superwoman. And know you and your family are loved and supported. (Saya memujimu atas kekuatanmu. Jangan pernah biarkan siapapun membuatmu merasa seolah olah kamu adalah ketidaknyamanan atau beban. Dia adalah berkah. Tuhan memberkati kesabaranmu, cintamu, dukunganmu, dan kekuatanmu. Teruslah menjadi perempuan hebat. Dan ketahuilah kamu dan keluargamu dicintai dan didukung.)"

Lori mengatakan, surat tersebut benar benar berarti bagi dirinya dan Braysen. "Kepada wanita yang menulis surat ini kepada saya, terima kasih, Anda mungkin tidak tahu seberapa berarti bagi kami ketika kami merasa dikalahkan," kata Lori. Selain itu, Lori juga berterimakasih pada penumpang lain yang meski terganggu, namun tetap memberikan perlakuan baik pada Braysen.

"Kepada pria di kursi 6C, terimakasih telah bermain dengan Braysen dan tidak memedulikan dia menendang kursi atau mengganggumu," tulis Lori.

You may also like

Leave a Comment