Home Seleb Tara Basro Pernah Ditolak Rumah Produksi Karena Ini Kini Main di Film Perempuan Tanah Jahanam

Tara Basro Pernah Ditolak Rumah Produksi Karena Ini Kini Main di Film Perempuan Tanah Jahanam

by Nazira Khasanah

Meski pernah meraih Piala Citra, Tara Basro mengungkapkan pengalaman kurang mengenakkan. Mantan Gadis Sampul 2005 ini mengaku pernah ditolak sebuah rumah produksi. Lantas apa yang membuat Tara Basro ditolak?

Pemain film Perempuan Tanah Jahanam, Tara Basro, ternyata punya pengalaman kurang baik. Meski pernah meraih Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik 2015, Tara Basro sempat ditolak sebuah rumah produksi. Tara Basro dinilai kurang cantik dibandingkan pemain film perempuan lainnya.

Hal itu Tara Basro ungkapkan dalam press screening film Perempuan Tanah Jahanam di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Mantan Gadis Sampul 2005 tersebut mengaku image cantik dirinya belum sesuai dengan apa yang orang harapkan. Bahkan hal itu pernah membuat ia ditolak untuk terlibat dalam sebuah proyek film.

"Pernah sih ditolak untuk main film, karena untuk saat ini penampilan saya masih belum representable sebagai image cantiknya orang orang," kata Tara ditemui saat pemutaran perdana film Perempuan Tanah Jahanam di Jakarta, Kamis (10/10/2019). "Selama ini Indonesia itu kan yang cantik itu yang putih, rambut panjang, hidung mancung," lanjut Tara Basro. Meski begitu, Tara mengaku tidak kecewa.

Sebab menurutnya, penolakan dan penerimaan karakter adalah hal yang biasa terjadi. Tara menyadari bahwa image cantik versi orang tersebut tidak ada pada dirinya. "Saya rasa itu bukan image saya yang dilihat orang orang," terang Tara.

Lebih paranya, ada yang memilih pemain film berdasarkan banyak tidaknya jumlah followers di akun media sosial. "Iya ada juga kan melihat followersnya berapa," aku Tara Basro. "Saya mah yah begini kan penampilannya," ujar Tara merendah.

Meksi begitu, Tara tetap menyadari bahwa peran dalam sebuah film layaknya jodoh. "Peran di sebuah film itu kan jodoh jodohan ya. Karena bisa saja jadwal cocok, perannya tidak atau sebaliknya.

Jadi banyak faktor yang menjadi pertimbangan," tutup Tara. Trending di , hadir dalam acara Press Screening film . Tara Basro ungkap pengalaman menegangkan main film garapan itu.

Simak pengakuan selengkapnya. Para pemain dan sutradara film baru saja menggelar Press Screening pada Kamis (10/10)/2019). Dalam acara tersebut dihadiri sutradara , dan beberapa pamain film tersebut, di antaranya , Marissa Anita, , dan .

Jadi trending di Twitter, Tara Basro ungkapkan pengalamannya bermain film Perempuan Tanah Jahanam. Hal tersebut terungkap dalam akun @officialnova. Salah satu adegan menegangkan diungkap oleh .

Dimana sempat digantung dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah. "Kalau untuk adegan digantung sangat challenging. Karena bagi Marissa dan saya ada dialog saat digantung.

Jadi lumayan empot empotan. Karena kalo digantung kan gak bisa terlalu lama kan. Jadi sangat teknikal sekali, tapi keamanan tetap diutamakan," ujar Tara.

Tara juga mengungkapkan sempat terjadi masalah pada pembuluh darah di bawah matanya setelah digantung. Namun, ia mengatakan bahwa kejadian itu tak membuatnya takut. "Ketika kita lagi kamera tes, digantung tu, sempet besoknya ternyata pembuluh darahnya pecah semua," kata Tara sambil menunjuk bagian bawah matanya.

Tak hanya itu, alumnus gadis sampul 2005 itu juga menututurkan, bahwa bermain di film sangat menguras fisik dan mental. "Sangat menguras fisik dan mental, tapi mudah mudahan terbayarkan semuanya," tutur Tara. Film sendiri baru akan tayang perdana di bioskop Indonesia pada tanggal 17 Oktober 2019 mendatang.

Trailer film ini telah di rilis di akun YouTube Base Entertaimen pada Senin (16/9/2019). Dikutip dari , Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang Maya dan Dini yang bekerja keras untuk bertahan hidup di kota. Maya tidak punya keluarga di Jakarta, sehingga Dini menjadi orang yang penting dalam hidupnya.

Maya dan Dini bertahan hidup dengan berbagai cara, termasuk berbisnis. Namun kegagalan selalu mengikuti mereka. Hingga suatu ketika, Maya mendapat informasi dia mempunyai harta warisan keluarga di kampung asalnya.

Bermodal informasi itu, Maya bersama Dini menuju kampung tempat keluarganya tinggal dahulu. Sesampainya di kampung, Maya dan Dini sampai di rumah besar yang kosong. Situasi sekitar juga terlihat aneh, salah satunya banyak kuburan anak anak.

Hingga pada suatu malam, Maya mendengar jeritan perempuan yang hendak melahirkan. Maya menuju asal suara dan menyaksikan proses kelahiran anak tersebut. Dari situlah, sedikit demi sedikit, misteri kampung yang kini ditinggali Maya dan Dini mulai terungkap.

Selain film , juga pernah bermain di film garapan , Gundala. Perempuan Tanah Jahanam merupakan film kerja sama antar studio produksi yang berpusat di Indonesia (Rapi Film dan Logika Fantasi), Hollywood (Base Entertainment dan Ivanhoe Pictures) dan Korea Selatan (CJ Entertainment). Sebelum menyutradarai film ini, telah menyutradarai film Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot (2019), Pengabdi Setan (2017), A Copy of My Mind (2015), Modus Anomali (2012), Pintu Terlarang (2009), Kala (2007) dan Janji Joni (2005).

Joko Anwar juga merupakan penulis naskah beberapa film seperti Orang Kaya Baru (2019), Stip dan Pensil (2017), Fiksi (2008), Jakarta Undercover (2007), Quickie Express (2007) dan Arisan (2003).

You may also like

Leave a Comment