Home Bisnis Menteri Budi Karya Janji Tarif LRT Jabodebek di Bawah Rp 12.000 per Trip

Menteri Budi Karya Janji Tarif LRT Jabodebek di Bawah Rp 12.000 per Trip

by Nazira Khasanah

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memandang adanya peluang tarif LRT Jabodebek tahap I bakal lebih murah dari keputusan awal yakni Rp 12.000 per trip. Menurutnya, penurunan tarif tersebut dilakukan sesuai justifikasi atau berbagai pertimbangan menjelang operasional. “Bisa karena asumsi jumlah penumpang, kalau ada cost tertentu, atau sebaliknya adanya pendapatan yang besar sehingga tarif bisa diturunkan," ujarnya.

Menhub juga melihat aspek integrasi LRT dengan moda transportasi lainnya yang membuat tarif masih bisa ditekan. Proyek yang digarap BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk ini ditargetkan beroperasi Juni Juli 2021, proses konstruksi secara keseluruhan saat ini sudah mencapai 67,3 persen. Kepala Divisi LRT Jabodebek PT KAI (Persero) John Roberto sebelumnya menyebut tarif yang telah ditentukan tersebut berdasarkan kemampuan masyarakat untuk membayar.

"Dari hitung hitungan kami, tarif keekonomian itu kan Rp 30.000. Tapi, willingness to pay (kemampuan membayar) masyarakat itu Rp 12.000," kata John. Pengambilan keputusan terkait tarif ini, sebut John, sudah dilakukan sejak lama. Perubahan keputusan tarif masih bisa dilakukan sepenuhnya di tangan pemerintah.

“Perubahan tarif kami tunggu pemerintah. Subsidi Rp 18.000 dari pemerintah pusat seperti biasa KCI tuh, maka tadi disebutkan sama DKI juga, tapi sejauh ini belum," ungkap John. Perseroan masih menjajaki kerja sama dengan pengelola Commuter Line dan PT MRT Jakarta untuk mengintegrasikan tarif saat moda transportasi ini beroperasi. "Integrasi tiketnya, KRL dengan LRT sangat bisa karena kita sudah bicarakan dengan KCI. Itu pasti harus kita lakukan. MRT bisa kita bicara dan memungkinkan," ucap John.

You may also like

Leave a Comment