Home Internasional Kini Hidup Sehat & Bugar Sang Ibu Tolak Operasi Pemisah Kisah Bayi Terlahir Dempet Sejak Lahir

Kini Hidup Sehat & Bugar Sang Ibu Tolak Operasi Pemisah Kisah Bayi Terlahir Dempet Sejak Lahir

by Nazira Khasanah

Viral kisah seorang ibu yang menolak untuk menggugurkan kandungannya. Pada tahun 2017, dokter menyarankan untuk menggugurkan kandungan seroang ibu karena janin tersebut mengalami dempet usus besar ke bawah. Seorang wanita yang sedang<span ></span>hamil<span ></span>ini menolak untuk menggugurkan kandungannya yang sedang berkembang dalam rahimnya, setelah dokter mengatakan kepadanya untuk melakukan aborsi.

Sebenarnya bagaimana keadaan bayi yang dikandung oleh wanita tersebut? Sebagian orang juga menginginkan bila bayi yang sedang dikandungnya dapat lahir dengan kembar, sehingga punya anak sekaligus 2 atau lebih alias kembar. Tapi yang jelas, setiap ibu<span ></span>hamil<span ></span>tentunya menginginkan agar anak yang dikandungnya dalam keadaan sehat tanpa kurang suatu apa pun hingga saatnya dilahirkan.

Tapi, bagaimana bila keadaan yang terjadi justru sebaliknya? Chelsea Torres (26) melahirkan Callie dan Carter, yang dempet dari usus besar ke bawah, pada 2017. Ibu rumah tangga dari Blackfoot, Idaho, telah menghabiskan dua tahun terakhir belajar bagaimana membesarkan anak anaknya karena cacat mereka.

Dia mengatakan Callie dan Carter, yang mendekati ulang tahun ketiga mereka, telah beradaptasi dengan kehidupan yang dempet satu sama lain dan sudah mulai berbicara dan merangkak di tanah bersama. Namun, meski menerima cacian dari publik, Chelsea mengakui bahwa dia tidak ingin memisahkan kedua saudara kembar itu bahkan belum memikirkan bila mereka menjalani operasi pemisahan. Chelsea, yang sedang hamil 23 minggu, mengatakan, "Kami selalu percaya pada gadis gadis itu bahkan ketika saya disarankan untuk melakukan aborsi, saya tidak bisa melakukannya.”

"Sekarang gadis gadis itu hampir berusia tiga tahun dan telah melakukan yang luar biasa, kosa kata mereka telah secara besar besaran lepas landas baru baru ini dan mereka dapat merangkak bersama.” "Tonggak sejarah kami berikutnya adalah bagi mereka untuk mulai berjalan, tetapi mereka tidak berusaha keras untuk itu pada saat ini karena mereka tampaknya berfokus pada berbicara.” "Karena gadis gadis itu masih sangat muda, mereka belum menyadari bahwa mereka berbeda dengan anak lain yang tidak dempet sehingga mereka saat ini tidak menunjukkan masalah bila berhimpitan,” kata sang ibu seperti dilansir dari<span ></span>The Sun.

"Kami belum memikirkan operasi pemisahan untuk para gadis dan saya tidak ingin memisahkan mereka.” “Mereka baik baik saja saat ini dan kami belum disarankan untuk melakukan operasi, jadi selama mereka baik baik saja, mereka akan tetap bersama." Meskipun si kembar saat ini tidak menyadari keunikan mereka, Chelsea berharap bahwa dengan kelahiran anaknya yang saat ini dikandungnya, gadis gadis itu akan berusaha lebih keras untuk berjalan.

Katanya, "Saya saat ini hamil 23 minggu dan saya telah diberitahu bahwa ini akan menjadi anak tunggal dan bukan kembar.” "Saya berharap bahwa ketika gadis gadis melihat bayi baru tumbuh dan mulai berjalan, mereka akan berusaha lebih untuk mengikuti jejak bayi dan berusaha lebih keras.” "Mereka juga mulai sekolah pada bulan Februari di mana mereka akan menjalani terapi fisik, bicara dan terapi ini saya harapkan akan membantu juga.”

"Para gadis telah menjadi jauh lebih kuat dalam beberapa tahun terakhir karena mereka bergerak bersama membutuhkan banyak upaya, jadi saya percaya mereka akan dapat berjalan segera.” "Juga, dari segi kepribadian, mereka belajar untuk hidup bersama dalam tubuh mereka dan saling bertoleransi apabila salah satu dari mereka suka memerintah dan yang lain menjadi frustasi.” Namun, terlepas dari cinta yang diterima si kembar dari teman dan keluarga mereka, Chelsea mengakui bahwa orang asing tidak ramah.

Katanya, "Bahkan di kampung halaman kami, orang orang terus menatap kami dan memberi saya pandangan menghakimi.” "Orang orang tidak menyadari bahwa sulit bagi saya untuk melihat anak anak orang lain tumbuh dan berlari bermain bersama, sementara anak perempuan saya belum bisa berjalan.” "Tetapi orang orang tampaknya tidak memikirkan hal itu dan masih memandang kami seolah olah kami aneh, bahkan orang orang yang pernah melihat kami di depan umum.”

"Meskipun kami menerima tatapan kasar, itu tidak akan mengubah bagaimana saya terhadap anak anak saya dan tidak mengubah pendapat saya tentang pemisahan mereka.” "Anak anak perempuan saya sehat dan bugar, dan sudah pasti membuatnya lebih dari yang diperkirakan orang lain, jadi orang tidak tahu untuk apa mereka menilai kami."(Intisari Online.com/K. Tatik Wardayati).

You may also like

Leave a Comment