Home Metropolitan Ini Penjelasan Kapolsek Alasan Pelaku Keroyok Alfian Hingga Tewas Diduga Korban Informan Polisi

Ini Penjelasan Kapolsek Alasan Pelaku Keroyok Alfian Hingga Tewas Diduga Korban Informan Polisi

by Nazira Khasanah

Terjadi kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya tewas di lahan kosong jalan Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) pekan lalu. Korbannya bernama Alfian Bagas, pemuda asal Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Alfian meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala dan lehernya.

Sebelum meninggal Alfian sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng untuk mendapat pertolongan medis. Berikut uraian penjelasan pihak kepolisian terkait tewasnya Alfian. Diduga jadi informan polisi Motif dibalikpembunuhanAB (24) bukan hanya dendam.

Polisi menduga korban menjadi sumber informasi yang menyebabkan salah satu rekan pembunuhnya tertangkap polisi. "Ini kita duga sementara ada kayaknya salah informasi. Artinya diduga orang ini mungkin memberikan informasi atau sebagai pemberi informasi. Untuk itu masih kita dalami," ucap Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri saat dikonfirmasi, Senin (18/11/2019). Masih kata Khoiri, ia menduga salah satu komplotan tersangka yang berhasil ditangkap sebelumnya oleh polisi di Tangerang merupakan hasil bantuan korban.

Korban diduga memberi informasi kepada polisi sehingga rekannya ditangkap. Itu sebabnya, korban diburu untuk membalaskan dendam para tersangka. "Iya, mungkin ada salah satu di antara dia (pelaku) ditangkap Polisi Tangerang kalau enggak salah. Korban dikira yang memberi informasi. Benar atau tidaknya masih kita dalami," ucap Khoiri.

Dari hasil pengembangan kasus, polisi menangkap enam tersangka dari jumlah keseluruhan delapan orang. Tersangka yang melakukan pembunuhan kepada Alfian Bagas ada IW, RD, WYD, SWD, PWT, RK (DPO), Hirwan alias BWK, VJ (DPO). Dari enam tersangka yang ditangkap tersebut, terdapat dua pelaku utama (penggerak) yakni IW dan BWK. IW dan BWK ditangkap ketika sedang nongkrong di depan warnet di kawasan Duri Kosambi Cengkareng, Jakarta Barat.

Kemudian empat tersangka lain ditangkap ketika mereka akan bersiap siap untuk keluar kota. Polisi pun masih memburu dua tersangka yang tergabung dalam komplotan pembunuh Alfian. "Pelakunya ada delapan orang, enam orang sudah kita tangkap dua lagi masih DPO," Kanit reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius saat dikonfirmasi, Senin.

Selain membunuh, salah satu komplotan positif narkoba Khoiri mengatakan salah satu tersangkapembunuhanpria berinisial Alfian (24) terbukti positif mengonsumsi narkoba. Diduga, salah satu pelaku mengkonsumsi narkoba terlebih dahulu sebelum mengeroyok Alfian. "Cek urine ada satu orang positif narkoba, yang mana saya lupa. Dugaannya narkoba, satu orang itu. Karena kan sekarang kejahatan banyak dipengaruhi itu, tapi hanya satu yang dipengaruhi narkoba," ucap Khoiri.

Sejauh ini, belum diketahuijenis narkoba apa yang dikonsumsi oleh tersangka. Sebelumnya, Alfian tewas setelah dianiaya sekelompok orang di sebuah lahan kosong jalan ring road Cengkareng Jakarta Barat pada Jumat (15/11/2019). Khoiri membenarkan peristiwa yang dialami korban.

Alfian meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala dan lehernya, sebelum meninggal Alfian sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng untuk mendapat pertolongan medis. "Korban sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng akibat luka dibagian kepala dan lehernya," kata Khoiri. Sayangnya nyawa Alfian tidak bisa diselamatkan, Alfian meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumahnya di Jalan Tanah Koja RT 009/RW 002 Kel. Duri Kesambi Kec. Cengkareng, Jakarta Barat.

You may also like

Leave a Comment