Home Seleb Hidup di Sel Tak Halangi Nunung Tetap Berkurban, Besok Serahkan Sapi untuk Warga Solo

Hidup di Sel Tak Halangi Nunung Tetap Berkurban, Besok Serahkan Sapi untuk Warga Solo

by Nazira Khasanah

Meski komedian Nunung tengah mendekam di tahanan karena kasus narkoba, tak menghalanginya untuk ikut berkurban di hari raya Idul Adha. Dikatakan putra sulungnya, Bagus Permadi. Nunung akan berkurban satu ekor sapi pada hari raya Idul Adha Minggu (11/8/2019) esok hari. "Mamah sapi, kalau saya kurban kambing di sini di rumah," terangnya.

Bagus mengatakan ini sudah jadi rutinitasibunya yang bernama asliTri Retno Prayudati inisetiap tahunnya untuk berkurban tiap hari raya Idul Adha. "Oh emang udah lama, mamah emang dari dulu dulu. Bukan karena ada masalah ini bukan, sudah dari dulu mamah," ujar Bagus. Untuk urusan pembelian hewan kurban, Nunung dan Bagus mempercayakan kepada keluarga yang ada di Solo untuk mempersiapkan semuanya.

"Kebetulan ada Om ku di sana. Jadi aku minta sama Om ku di Solo untuk carikan sapi untuk Qurban mamah," terang Bagus Permadi. Lebih dari 20 hari mendekam di tahanan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, kondisi komedian Nunung Srimulat dan suaminya July Jan Sambiran terlihat normal. Keduanya diketahui belum menunjukkan gejala atau indikasi ketagihan narkoba jenis sabu yang mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh dan pskis mereka.

Hal itu dikatakan Kasubidit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/8/2019). "Selama di tahanan dalam beberapa miinggu ini, belum ada keluhan dan indikasi ketagihan atau ketergantungan narkoba dari tersangka NN dan JJ. Meski begitu, kita terus cek kondisi kesehataannya lewat tim dokter kita," kata Calvijn.

Menurut Calvijn pemeriksaan tim dokter ini dilakukan berkala terhadap semua tahanan narkoba terutama mereka yang disinyalir sebagai pemakai atau pengguna aktif. "Terhadap NN ini kita pantau terus perkembangannya. Sebab dari uji labfor ia diketahui pengguna sabu aktif minimal selama 13 bulan terakhir," kata Calvijn. Apalagi kata dia hasil assesment tim BNNP DKI terpadu merekomendasikan Nunung dan suaminya July Jan, direhabilitasi secara medis dan sosial di lembaga pemasyarakatan.

"Ini artinya rekomendasi rehabilitasi terhadap NN dan JJ tidak mengabaikan proses hukum keduanya," kata Calivijn. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono sependapat dengan Calvijn. Surat hasil assesment itu menyatakan, Nunung dan suaminya July Jan direkomendasikan untuk direhabilitasi

Secara medis dan direhabilitasi secara sosial akibat ketergantungannya atas narkotika jenis sabu. "Intinya hasil assesment itu adalah bahwa tersangka NN dan JJ karena penyalahgunaan narkotika perlu direhabilitasi secara medis dan rehabilitasi sosial sesuai ketentuan yang berlaku di UU Narkotika dengan tidak mengabaikan proses hukum," kata Argo di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (7/8/2019). "Dan yang kedua, bahwa program rehabilitasi dilakukan dengan rawat inap di lembaga pemasyarakatan atau lapas sampai selesainya program rehabilitasi itu," kata Argo.

Karenanya kata Argo hasil assesment ini tidak mempengaruhi proses hukum terhadap Nunung dan suami yang sedang berjalan. "Dan kita masih menunggu hasil pemeriksaan kejaksaan apakah berkas sudah dinyatakan lengkap atau belum," kata Argo. Sementara itu Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak mengatakan assesment

Terhadap Nunung dan suaminya ini dilakukan oleh tim assesment BNNP DKI terpadu pada 24 Juli 2019 lalu. "Tim aasesment terpadu ini terdiri dari tim medis kedokteran BNNP dan tim hukum dari Polri dan Kejaksaan," kata Calvijn. Menurutnya hasil assesment ini berbentuk rekomendasi yang akan dimasukkan pihaknya dalam berkas perkara keduanya.

"Hasil assesment merekomendasikan tersangka NN dan JJ untuk dilakukan rehabilitasi medis dan sosial di "lembaga pemasyarakatan sampai dengan selesai, tanpa mengabaikan proses hukum yang berjalan," kata Calvijn. Artinya kata Calvijn maka proses hukum yang dibangun penyidik masih berjalan dan beras sudah diserahkan ke kejaksaan.

"Kami menunggu kejakssan apakah berkas sudah P 21 atau lengkap, ataukah belum. Jika sudah dinyatakan "lengkap, kita akan lakukan pelimpahan tahap dua ke kejaksaan yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti," kata Calvijn.

You may also like

Leave a Comment