Home Internasional Ditemukan Menyebar melalui Gagang Pintu TERBARU Ilmuwan Deteksi Pergerakan Virus Corona

Ditemukan Menyebar melalui Gagang Pintu TERBARU Ilmuwan Deteksi Pergerakan Virus Corona

by Nazira Khasanah

Wabah virus Corona masih terus menyebar dan menjadi momok, tidak hanya bagi penduduk negara China saja, namun juga penduduk di seluruh dunia. Para ilmuwan terus melakukan penelitian demi terciptanya obat untuk menyembuhkan para pasien yang terinfeksi virus mematikan tersebut. Namun belakangan terbaru para ilmuwan menemukan sebuah persebaran virus corona

Dilansir dari , para ilmuwan tersebut menemukan virus corona menyebar melalui gagang pintu. Para ilmuwan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou menemukan virus corona tersebut muncul di pegangan pintu besi seorang pasien. Southern Metropolis Daily melaporkan bahwa Zhang Zhoubin, juru bicara dan wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou, mengatakan bahwa untuk pertama kalinya, virus corona jenis baru terdeteksi pada gagang pintu pasien yang dikonfirmasi di Guangzhou.

Adanya hal tersebut menjadi pengingat pada masyarakat bahwa selain gagang pintu, masyarakat juga harus memperhatikan telepon, keyboard, sakelar, tombol kendali jarak jauh (remote), dan lain sebagainya. Otoritas kesehatan China mengatakan, hinggaSenin (3/2/2020) pihaknya menerima laporan 2.829 kasus baru yang dikonfirmasi terinfeksi virus corona. Sementara itu ada 57 kematian pada hari Minggu (2/2/2020) dari 31 daerah tingkat provinsi dan Korps Produksi dan Konstruksi Xinjiang.

Di antara kematian itu, 56 korban berada di Provinsi Hubei dan satu di barat daya China Chongqing. Selanjutnya sebanyak 5.173 kasus infeksi lainnya yang diduga baru dilaporkan pada hari Minggu, kata komisi itu. Masihpada hari Minggu, 186 pasien kondisinya semakinparah, dan 147 orang dikeluarkan dari rumah sakit setelah pemulihan.

Keseluruhan kasus yang dikonfirmasi di daratan Cina telah mencapai 17.205 orang terkena virus corona pada akhir hari Minggu. Dilansir dari , tercatat sebanyak 361 orang telah meninggal karena penyakit itu. Komisi menambahkan bahwa 2.296 pasien tetap dalam kondisi parah, dan 21.558 orang dicurigai terinfeksi virus.

Sebanyak 475 orang telah dikeluarkan dari rumah sakit setelah masa pemulihan.

You may also like

Leave a Comment