Home Travel Bau Durian di Pesawat Buat Pilot Putuskan buat Mendarat Darurat

Bau Durian di Pesawat Buat Pilot Putuskan buat Mendarat Darurat

by Nazira Khasanah

Pilot pesawat Air Canada dilaporkan mengumumkan keadaan darurat dan mengeluarkan masker oksigen gara gara bau durian. Pilot pesawat dengan nomor penerbangan ROU1566 tersebut harus kembali ke Montreal, Kanada, karena tidak tahan dengan bau itu. Mereka mengumumkan Pan Pan, keadaan darurat tertinggi kedua, di mana situasinya, meski tak membahayakan, dianggap sangat serius.

Sebanyak 245 penumpang dan delapan kru kabin Air Canada seharusnya bakal mencapai Vancouver pada 17 September. Namun, perjalanan mereka harus terhenti 17 menit kemudian. Dalam laporan insiden yang dipublikasikan Badan Keselamatan Transportasi Kanada (TSB) menyatakan, tidak ada yang terluka.

Laporan itu menyatakan, awalnya pesawat berjenis Boeing 767 baru saja lepas landas ketika awak kabin mencium adanya bau kuat di seluruh kabin. Karena tidak bisa menemukan asal dari bau tersebut, pilot kemudian meminta izin untuk mendeklarasikan keadaan darurat, dilaporkan Flight Global. Ketika akhirnya mereka mendarat kembali di Montreal, terungkap bahwa bau itu berasal dari durian yang disimpan di kargo kompartemen.

Dilansir Daily Mirror Senin (7/10/2019), mereka tidak tahan dengan durian, buah tropis yang dijuluki sebagai "buah berbau paling menyengat di dunia". Bau itu dikatakan memicu respons jijik yang kuat, dengan orang menyamakan baunya seperti bawang busuk, terpentin, hingga kotoran. Pada November 2018, pesawat Sriwijaya Air tujuan Bengkulu Jakarta diprotes penumpang karena membawa sekitar 2 ton durian di kargo.

Manajemen Sriwijaya Air pun memberikan komentar bahwa buah tersebut sudah dikemas sesuai aturan, dan diletakkan dalam bagasi. Kepala Bandara Fatmawati, Anies Wardhana, mengatakan mengangkut durian diperbolehkan. Namun dikemas agar tidak mengganggu penerbangan.

"Di kargo boleh bawa durian tidak membahayakan penerbangan. Namun, kasus kemarin itu mengganggu kenyamanan penumpang lain," ujar Anies.

You may also like

Leave a Comment