Home Travel 9 Bagian Kapal Pesiar Ini Ternyata Sangat Kotor Terlihat Mewah & Bersih

9 Bagian Kapal Pesiar Ini Ternyata Sangat Kotor Terlihat Mewah & Bersih

by Nazira Khasanah

Meski terkesan mewahdan terlihat bersih, ternyata ada beberapa bagian di kapal pesiar yang justru menjadi sarang bakteri. Kapal Pesiar merupakan moda transportasi air yang tergolong mewah dan ekslusif. Umumnya, kapal kapal pesiar menjalani inspeksi kebersihan rutin sebelum melakukan perjalanan.

Sayangnya,tidak semua kapal pesiar rutin menjalani inspeksi tersebut. Baru baru ini telah dilakukan sebuah inspeksi oleh Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan yang menemukan mesin es termasuk di antara barang barang yang paling tidak terawat di kapal. Menurut laman fodors.com, mesin es yang menyimpan jutaan bakteri ini memiliki tetesan ungu kemerahan, puing puing hitam dan puing puing merah muda dan cokelat.

Diungkapkan oleh The Cheat Sheet, inspektur kesehatan menemukan satu keran kapal pesiar sangat kotor. Mereka melaporkan bahwa keran tersebut memiliki penumpukan zat kecokelatan di bagian dalam dispenser. Ternyata, keran tersebut belum dibersihkan lebih dari dua bulan.

Jika kamu ingin naik turun di geladak kapal pesiar tentu menggunakan lift. Menurut Today.com, tim Laporan Rossen naik kapal pesiar empat hari untuk mencari tahu bagian mana dari kapal yang paling bersih. Dan lift merupakan bagian dari kapal pesiar yang justru berpotensi menyimpan jutaan bakteri.

Ini dikarenakan tombol lift mencapai angka 370 pada meter bakteri (lebih dari 100 dianggap gagal). Tim Laporan Rossen telah menguji tingkat bakteri pada kursi santai yang ada di kapal pesiar. Dalam inspeksi tersebut, kursi santai menghasilkan 773 pada meter bakteri.

Dua kali lebih kotor dari tombol lift. Sebagai solusinya kamu bisa membawa tisu untuk membersihkan kursi sebelum duduk di kursi santai yang ada di kapal pesiar. Seperti yang ditunjukkan National Geographic, makanan di kapal pesiar lebih mungkin terkontaminasi oleh virus ketika makanan itu sudah lama yang tidak digunakan.

Ini dikarenakan kapal pesiar biasanya menggusung konsep makan prasmanan dengan 'All You Can Eats' ini tentu mengharuskan staf masak untuk memasak makanan dalam jumlah besar dan mengarah pada pratik makanan yang tidak aman. Nampan makanan yang melimpah itu bukan satu satunya hal yang perlu kamu khawatirkan di prasmanan. Meskipun staf membersihkan peralatan yang disajikan secara menyeluruh sebelum memadamkannya, pertimbangkan berapa banyak orang yang menyentuh peralatan yang sama saat mereka makan.

Dan peralatan biasanya duduk melalui seluruh layanan makanan. Conde Nast Traveler merekomendasikan untuk menghindari semua peralatan penyajian bersama jika mungkin. Jika kamu berlayar bersama pasangan dan anak anak, ketahuilah bahwa area bermain anak anak bisa menjadi berbahaya.

Selama inspeksi CDC, satu area bermain kapal digambarkan memiliki 'mainan besar di lantai yang kotor dengan debu dan puing puing melebihi akumulasi satu hari.' Tidak hanya itu, tetapi inspektur menemukan sedimen hitam dan kilau di kolam bermain dan apa yang ada. Menurut laporan CDC, koridor ketentuan kapal, dapur merupakan bagian dari kapal pesiar yang dianggap paling kotor.

Di sana terdapat kantong bawang merah, bawang, dan produk lainnya disimpan di keranjang belanja yang "sangat kotor dengan debu debu yang berwarna gelap." Sementara hidangan yang kamu makan di atas kapal pesiar tampak bersih, peralatan yang digunakan staf untuk menyiapkan makanan mungkin kurang dari sanitasi. Di satu kapal, inspektur CDC menemukan potongan adonan yang menempel di mesin cetakan dalam waktu yang lama.

Terlihat mesin cetakan dalam kondisi sangat kotor dengan adonan yang masih menempel. Selain itu, ditemukan beberapa pot dan wajan yang sudah hilang antilengketnya.

You may also like

Leave a Comment